Sukabumi, 3 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penting yang disampaikan langsung oleh Bupati H. Asep Japar. Agenda tersebut meliputi Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, pendapat akhir atas kesepakatan KUA-PPAS 2027, serta jawaban pemerintah terhadap pandangan fraksi mengenai perubahan status Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda.
Dalam pemaparannya, Bupati menegaskan bahwa perubahan APBD 2026 dilakukan agar program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan perkembangan kondisi ekonomi serta kebijakan pemerintah. “Perubahan APBD 2026 dilakukan agar program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan perkembangan kondisi ekonomi serta kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Pendapatan daerah pada perubahan APBD 2026 diproyeksikan naik dari Rp3,99 triliun menjadi Rp4,08 triliun. Sementara itu, belanja daerah diusulkan meningkat menjadi Rp4,23 triliun untuk mendukung belanja wajib dan program prioritas pembangunan.
Bupati juga mengapresiasi DPRD atas kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci penyusunan APBD yang efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perubahan status Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda bertujuan meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperluas pelayanan air bersih, serta memperkuat kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Perubahan status tersebut tidak akan mengurangi pelayanan kepada masyarakat maupun hak-hak pegawai. Transformasi ini diharapkan menghadirkan layanan air minum yang lebih baik sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan daerah,” tegasnya.
Agenda yang dibahas dalam rapat ini mencerminkan semangat Sukabumi Mubarokah – Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah. APBD diarahkan untuk pembangunan adaptif, sinergi DPRD dan pemerintah memperkuat tata kelola transparan, transformasi BUMD menjaga nilai kebersamaan masyarakat, serta peningkatan PAD dan layanan air bersih diharapkan membawa kesejahteraan yang lebih luas bagi warga.















