Leni Liawati Tampung Keluhan Kader Posyandu Gunung Geulis Soal Jaminan Kesehatan Miskin

Berita, DPRD7 Views

Sukabumi – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS Dapil I Hj. Leni Liawati, S.Si. menggelar pelaksanaan reses ketiga tahun sidang 2026. Kegiatan berlangsung di Kp. Gunung Geulis, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 10.30 WIB.

Kegiatan tersebut fokus menyerap aspirasi kader kesehatan se-Kecamatan Cisolok. Oleh karena itu forum ini menjadi wadah penting untuk membahas akses layanan kesehatan masyarakat.

Camat, Aparat dan Kader Hadir dalam Reses

Reses tersebut turut dihadiri Camat Cisolok Okih Pajri Assidiq. Selain itu hadir Bhabinkamtibmas Cisolok H. Agus dan Babinsa Koramil Cisolok Bang Lubis. Para kader kesehatan dan tokoh masyarakat juga ikut dalam kegiatan tersebut.

Dalam sesi dialog, para kader mengusulkan perhatian khusus dari pemerintah daerah soal akses kesehatan gratis. Keluhan utama yang mencuat adalah banyaknya BPJS PBI yang tidak aktif. Akibatnya warga kesulitan saat berobat ke fasilitas kesehatan.

Kader Desak Solusi BPJS PBI Nonaktif

Para kader menilai BPJS PBI nonaktif menjadi penghambat layanan kesehatan warga miskin. Sementara itu warga tetap membutuhkan jaminan kesehatan yang aktif. Karena itu pemerintah perlu segera mencari solusi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Hj. Leni Liawati menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki banyak program pemberdayaan yang akan segera terlaksana.

“Banyak program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah, diantaranya pelatihan desain grafis, pemasaran UMKM digital dan lainnya,” ujar Leni di hadapan peserta reses.

Bawa Aspirasi ke DPRD dan Dinas Kesehatan

Ia menegaskan akan membawa aspirasi soal BPJS PBI nonaktif ini ke tingkat DPRD. Selanjutnya aspirasi tersebut akan dibahas bersama Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi. Tujuannya agar jaminan kesehatan masyarakat miskin tetap terjamin.

Di sisi lain, Leni juga mendorong para kader kesehatan untuk terus aktif menjadi jembatan informasi antara warga dan pemerintah. Terutama dalam hal edukasi kesehatan dan administrasi kepesertaan BPJS.

Sementara itu reses berjalan lancar dan interaktif. Sesi tanya jawab antara kader dan anggota dewan berlangsung aktif. Bahkan peserta juga membahas program bantuan seragam untuk kader posyandu dan program pelatihan keterampilan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *