Ketua DPRD Sukabumi, Budi Azhar, Tampung Aspirasi Petani Gagal Panen dan BPJS Nonaktif di GOR Binangkit

Berita, DPRD4 Views

Sukabumi – Persoalan BPJS Kesehatan nonaktif, infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga gagal panen akibat kemarau panjang menjadi aspirasi utama yang terhimpun dalam reses Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali pada Selasa 27 Oktober 2026 pukul 09.30 WIB di GOR Binangkit Desa Sagaranten Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Budi Azhar yang merupakan legislator dari Fraksi Partai Golkar Dapil V menggelar kegiatan dengan melibatkan ratusan peserta dari sejumlah wilayah. Peserta terdiri dari unsur Forkopimcam Sagaranten, para kepala desa dari Kecamatan Sagaranten, Curugkembar, Cidadap, dan Purabaya, serta masyarakat Desa Sagaranten, Cibaregbeg, dan Curugluhur.

Warga Keluhkan BPJS Kesehatan Nonaktif dan Jalan Rusak

Dalam pertemuan tersebut berbagai persoalan daerah mengemuka. Mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga pembangunan infrastruktur jalan. Warga menyampaikan keluhan secara langsung kepada ketua DPRD.

Budi Azhar mengatakan keluhan terkait kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif menjadi salah satu catatan penting. Selain itu kondisi sejumlah ruas jalan yang masih kurang baik turut menjadi perhatian. Infrastruktur tersebut sangat menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

Oleh karena itu persoalan kesehatan dan infrastruktur perlu mendapat penanganan cepat. Sebab kedua sektor tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

Gagal Panen Akibat Kemarau Jadi Sorotan Petani

Di sektor pertanian, kemarau panjang berdampak terhadap hasil produksi warga. Kondisi tersebut memicu kegagalan panen dan menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

Petani di wilayah Sagaranten dan sekitarnya merasakan dampak penurunan hasil panen. Kemudian kondisi tersebut berpengaruh terhadap perekonomian keluarga.

Selain itu petani berharap ada program penguatan sektor pertanian dari pemerintah daerah. Dengan demikian ketahanan pangan warga tetap terjaga meski musim kemarau melanda.

Reses Jadi Momentum Serap Aspirasi dan Dorong Program Prioritas

Budi Azhar menegaskan bahwa reses menjadi momentum untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Sekaligus menghimpun persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah daerah.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Hasil reses ini akan ditindaklanjuti dan disampaikan kepada pemerintah agar program-program yang dibutuhkan masyarakat bisa menjadi prioritas ke depan,” ujar Budi Azhar.

Berbagai masukan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan untuk mendorong perencanaan program pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Terutama pada sektor pelayanan kesehatan, infrastruktur jalan, dan penguatan pertanian.

Melalui tindak lanjut hasil reses, aspirasi yang masyarakat sampaikan diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan. Akan tetapi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *