Sukabumimubarokah.id,- Cimanggu, Sukabumi – 29 September 2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa untuk membahas dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDESA) Tahun 2026, serta Dasar Usulan (DU) RKPDESA Tahun 2027. Kegiatan ini juga melibatkan review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDESA) periode 2025-2027.
Musrenbang ini menjadi forum krusial bagi masyarakat desa untuk menyepakati prioritas pembangunan yang selaras dengan kebutuhan lokal, khususnya pasca-bencana alam yang sering melanda wilayah tersebut.
Kepala Desa Sukamaju, Dedih Supandi, menekankan bahwa prioritas utama untuk Tahun 2026 adalah penyediaan mobil siaga desa dan penguatan infrastruktur penanganan pasca-bencana. “Beberapa waktu lalu, wilayah kita dilanda bencana yang merusak berbagai fasilitas. Oleh karena itu, kami prioritaskan mobil siaga untuk respons cepat dan perbaikan infrastruktur agar masyarakat tidak lagi terisolir,” ujar Dedih Supandi dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa prioritas ini berasal dari usulan masyarakat melalui Musyawarah Dusun (Musdus) sebelumnya, dan diharapkan terealisasi melalui alokasi Dana Desa serta dukungan pemerintah daerah.
Salah satu kemajuan yang disyukuri adalah pembangunan Jembatan Cinta Riung Gunung di Gunung Cikadaka, Desa Sukamaju. “Alhamdulillah, jembatan ini sudah bisa dilewati kembali setelah dibangun oleh Yayasan Al-Ummahat. Ini menjadi akses utama bagi warga di Kedusunan Cikadaka, yang dihuni sekitar 189 kepala keluarga dari empat RT,” kata Dedih. Namun, ia menyoroti bahwa masih banyak infrastruktur lain pasca-bencana yang memerlukan penanganan serius, seperti drainase dan jalan rusak akibat banjir bandang.
Jembatan tersebut sempat hancur diterjang banjir bandang pada awal Desember tahun lalu, dan renovasinya yang permanen baru selesai pada Agustus 2025 berkat bantuan yayasan tersebut. Keberhasilan ini menjadi contoh kolaborasi swadaya masyarakat dan lembaga filantropi dalam mitigasi bencana.
Sementara itu, Camat Cimanggu, Dusep Sadeli, yang hadir dalam acara ini, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemdes Sukamaju. “Musrenbang seperti ini sangat krusial untuk memastikan pembangunan desa berbasis partisipasi masyarakat. Kami dukung prioritas penanganan bencana, karena Cimanggu termasuk wilayah rawan. Usulan RKPDESA 2026 dan DU 2027 ini akan kami bawa ke tingkat kecamatan agar terintegrasi dengan program kabupaten,” kata Dusep Sadeli.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antar-stakeholder, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), dan lembaga masyarakat, untuk merealisasikan program seperti Koperasi Merah Putih yang wajib dialokasikan 30% dari Dana Desa nasional. Sebagai camat baru yang dilantik pada April 2024, Dusep Sadeli dikenal aktif mendorong transparansi dan respons cepat terhadap isu lokal.
Acara Musrenbang dihadiri oleh perwakilan dusun, tokoh masyarakat, dan undangan terkait, dengan tujuan utama menyusun rencana kerja yang efektif, meningkatkan partisipasi warga, serta menyelaraskan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Pemdes Sukamaju berkomitmen untuk terus memprioritaskan ketahanan desa terhadap bencana, sejalan dengan RPJMDESA 2025-2027. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju Sukamaju yang lebih tangguh dan sejahtera bagi seluruh warga.
#MusrenbangDesa #PembangunanSukamaju #MitigasiBencana #Sukabumi #DanaDesa #RPJMDESA















