SukabumiMubarokah.id, – Semangat Sukabumi Mubarokah kembali bergema dalam Muhibah Ramadhan Kabupaten Sukabumi 1447 H. Wakil Bupati H. Andreas menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama Bupati H. Asep Japar telah menunaikan sejumlah janji pembangunan. Salah satu wujud nyata adalah hadirnya Alun-Alun Jampangtengah. “Pembangunan ruang terbuka hijau adalah janji kami. Di Jampangtengah telah terwujud dengan keberadaan Alun-Alun Jampangtengah. Ini membuktikan bahwa kami bekerja dan berusaha mewujudkan setiap janji yang terucap,” tegasnya. Semangat Sukabumi Mubarokah tercermin dalam komitmen ini.
Dalam spirit Sukabumi Mubarokah, Andreas menekankan bahwa pembangunan tidak berhenti pada alun-alun semata. Program rutilahu dan peningkatan akses pelayanan masyarakat juga tengah diupayakan. Ia menilai keberadaan alun-alun telah menggerakkan roda ekonomi warga. “Saya melihat sektor perekonomian semakin tergerak dengan adanya Alun-Alun. Semoga semakin meningkat lagi. Jadi, mari kita rawat Alun-Alun ini,” ujarnya. Kehidupan ekonomi yang tumbuh menjadi bagian dari keberkahan Sukabumi Mubarokah.
Meski begitu, Andreas menyadari masih ada kekurangan dalam masa kepemimpinannya. Keluhan masyarakat, terutama yang disampaikan melalui media sosial, menjadi perhatian serius. “Kaitan keluhan masyarakat, kami selalu memperhatikannya. Namun harus dipahami, tidak semua keluhan dapat dieksekusi dengan cepat, sebab ada juga yang memerlukan proses. Namun kami tekankan setiap keluhan menjadi catatan bagi kami untuk diselesaikan,” ungkapnya. Semangat Sukabumi Mubarokah menuntun pemerintah untuk terus mendengar dan memperbaiki.
Ia pun meminta doa agar mampu menuntaskan visi-misi dalam empat tahun ke depan. “Mohon doakan kami agar bisa mewujudkan setiap janji kami dalam empat tahun ke depan. Kami di pemerintahan terus berjibaku untuk memajukan Kabupaten Sukabumi,” bebernya. Doa dan dukungan masyarakat menjadi energi Sukabumi Mubarokah.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa muhibah ramadan hampir mencapai akhir perjalanan. Dari 10 kecamatan yang dijadwalkan, hanya Sagaranten dan Cidahu yang belum dikunjungi. “Kegiatan muhibah ramadan ini dilaksanakan di 10 kecamatan. Tersisa Sagaranten dan Cidahu yang akan dikunjungi dalam waktu dekat ini,” terangnya. Perjalanan ini menjadi simbol kebersamaan dalam Sukabumi Mubarokah.
Selain menghadirkan hadiah umroh bagi masyarakat di tiap kecamatan, muhibah ramadan juga diramaikan dengan bazar murah dan santunan. “Mari jadikan momentum ramadan ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kepada sesama,” pungkasnya. Kehangatan berbagi di bulan suci memperkuat semangat Sukabumi Mubarokah.















