Banjir Lumpuhkan Aktivitas Puskesmas Palabuhanratu, Puluhan KK Terdampak

Sukabumimubarokah

INFO BENCANA59 Views
banner 468x60

Sukabumimubarokah.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali memicu banjir di kawasan Palabuhanratu, Kamis (18/12/2025). Luapan air bercampur lumpur menggenangi lingkungan UPTD Puskesmas Palabuhanratu hingga memaksa seluruh layanan kesehatan dihentikan sementara.

Kondisi di sekitar fasilitas layanan publik tersebut tampak tidak memungkinkan untuk aktivitas medis. Endapan lumpur menutup halaman dan jalur masuk, sementara genangan air masih tersisa di sejumlah titik akibat meluapnya aliran sungai di sekitar lokasi. Situasi ini membuat bangunan puskesmas seolah terkurung material sisa banjir.

banner 336x280

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi memastikan penghentian layanan dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pasien dan tenaga kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan, Masykur Alawi, mengatakan bahwa kondisi lapangan belum memenuhi standar keamanan untuk pelayanan.

“Situasinya belum memungkinkan untuk operasional. Keselamatan menjadi pertimbangan utama, sehingga pelayanan hari ini dialihkan sementara,” ujarnya saat berada di lokasi terdampak.

Jembatan Dinilai Picu Luapan Air

Meski sebelumnya telah dilakukan penataan alur sungai, banjir kembali terjadi. Hasil evaluasi di lapangan mengarah pada keberadaan jembatan rendah di sekitar puskesmas yang dinilai menghambat aliran air saat debit meningkat.

Di bawah kolong jembatan tersebut, terlihat penumpukan sampah dan kayu besar yang menyumbat arus sungai. Kondisi ini menyebabkan air meluber ke area daratan, termasuk lingkungan fasilitas kesehatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan unsur kecamatan dan Forkopimcam. Solusi cepatnya adalah pembongkaran jembatan agar aliran air tidak lagi tertahan saat hujan lebat,” tegas Masykur.

Alkes Aman, Kerusakan Dapat Ditekan

Berkat kesiapsiagaan petugas puskesmas, kerugian dapat diminimalkan. Peralatan medis dilaporkan tidak terdampak banjir. Air hanya masuk ke beberapa ruangan pendukung, bukan ke ruang pelayanan utama.

“Dibanding kejadian sebelumnya, ini jauh lebih terkendali. Alat kesehatan aman, hanya dua ruangan non-pelayanan yang sempat terendam,” jelasnya.

Aparat Turun Tangan Bersihkan Lumpur

Personel Samapta Polres Sukabumi terlihat langsung melakukan pembersihan area sejak pagi. Dengan bantuan mesin alkon, sekop, dan peralatan lainnya, lumpur dibersihkan agar akses menuju puskesmas segera pulih.

Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong meski hujan masih turun dengan intensitas ringan di sejumlah waktu.

Dampak Meluas di Sejumlah Wilayah

Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, mengungkapkan bahwa banjir tidak hanya berdampak pada kawasan puskesmas. Sejak beberapa hari terakhir hujan terus mengguyur, laporan kejadian masuk dari berbagai desa.

“Di Gempol dan Cikadu masih terjadi pergerakan tanah lanjutan. Di Tonjong, sawah warga terdampak luapan sungai, meski luas pastinya masih kami data. Di Citarik dan Cisaat, banjir sempat menggenangi jalan nasional,” paparnya.

Selain itu, sebuah rumah dilaporkan roboh di wilayah Bagbagan, sementara di Citepus, tembok penahan tanah ambruk akibat gerusan aliran sungai.

Untuk wilayah sekitar Puskesmas Palabuhanratu sendiri, sekitar 30 kepala keluarga dilaporkan masih terdampak genangan, khususnya di area belakang bangunan puskesmas.

“Kami juga bersyukur adanya bantuan peralatan dari Polres untuk pembersihan. Di Kelurahan Cikangsa, kawasan rumah panggung yang dibangun Perkim Provinsi sempat terdampak, namun tidak menimbulkan korban. Saat ini hujan sudah mulai mereda,” tambah Deni.

NA

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed