Tantang Penurunan TKD 2026, Sukabumi Tajamkan Prioritas Pembangunan Lewat Perubahan APBD

banner 468x60

SukabumiMubarokah.id – Hari Senin ruang sidang DPRD Kabupaten Sukabumi dipenuhi suasana rapat paripurna. Di hadapan anggota dewan, Bupati Sukabumi H Asep Japar berdiri menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi. Agenda utamanya membahas Nota Pengantar Bupati mengenai Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam semangat Sukabumi Mubarokah yang maju, unggul, berbudaya dan berkah, Bupati menegaskan penyesuaian anggaran kali ini bukan keputusan sembarangan. Setiap angka dihitung dengan cermat agar sejalan dengan kondisi fiskal daerah saat ini.

banner 336x280

“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi berbagai potensi pendapatan,” ujarnya.

Langkah ke depan sudah mulai disiapkan. Pemkab akan melakukan pemutakhiran data, memperkuat sistem pemungutan dan pengawasan, mendorong digitalisasi, mengoptimalkan aset daerah dan BUMD, sampai menggali potensi ekonomi baru yang bisa menggerakkan daerah.

“Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan penerimaan tanpa menambah beban masyarakat maupun dunia usaha,” terangnya.

Namun perjalanan 2026 tidak mudah. Penurunan Transfer ke Daerah membuat ruang gerak keuangan Kabupaten Sukabumi menjadi lebih sempit. Karena itu pemerintah daerah harus memilih dengan bijak. Tidak semua usulan pembangunan bisa dijalankan tahun ini. Prioritas menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan meski dengan keterbatasan.

Fokus belanja pun diarahkan pada hal yang paling mendasar. Kebutuhan pemerintahan, pelayanan publik, dan program prioritas pembangunan tetap menjadi yang utama.

“Setiap perubahan alokasi anggaran harus memiliki dasar kebijakan yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu Pemkab Sukabumi juga menyiapkan Belanja Tidak Terduga. Dana ini disiapkan untuk menghadapi bencana alam, situasi darurat, dan kebutuhan mendesak masyarakat. Penyalurannya akan dilakukan dengan mekanisme yang cepat, tepat sasaran, dan tetap akuntabel agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Di akhir penyampaiannya Bupati menutup dengan pesan besar. Perubahan APBD 2026 bukan hanya soal menggeser pos anggaran. Ini adalah momentum untuk melihat kembali kinerja pemerintah dan menajamkan arah pembangunan ke depan agar selaras dengan cita-cita Sukabumi Mubarokah.

“Perubahan APBD 2026 bukan sekadar penyesuaian anggaran, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja sekaligus mempertajam prioritas pembangunan,” tutupnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed