SUKABUMI – Kebakaran yang melanda permukiman warga di Kampung Cigadog, kawasan Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/9/2026) malam, menyisakan persoalan lain yang menjadi perhatian warga.
Sedikitnya tujuh rumah dilaporkan terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 20.30 WIB membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang yang masih bisa dievakuasi.
Di tengah kepanikan itu, muncul pula informasi dari warga mengenai dugaan adanya orang yang memanfaatkan situasi saat kebakaran untuk mengambil barang milik korban.
Seorang warga yang meminta identitasnya disamarkan dan disebut dengan inisial A mengungkapkan, situasi saat kebakaran memang sangat ramai. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Di balik kejadian kebakaran ini, warga juga resah karena ada dugaan yang memanfaatkan keadaan. Ada informasi soal motor yang hilang dan ada juga kesempatan mengambil uang dari dalam rumah,” ujar A.
A bahkan menyebut terdapat informasi mengenai uang tunai sekitar Rp10 juta yang diduga hilang dari salah satu rumah terdampak. Namun, informasi tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian lebih lanjut.
“Informasinya ada uang sekitar Rp10 juta yang hilang. Tapi untuk memastikan apakah benar diambil saat kejadian atau bagaimana, itu harus didalami,” katanya.
Selain persoalan uang, warga juga menyebut adanya informasi mengenai motor scupi yang diduga hilang di tengah situasi kebakaran. Kondisi di lokasi yang gelap, panik dan dipenuhi warga membuat situasi semakin sulit dikendalikan.
Warga berharap persoalan tersebut tidak berhenti sebagai isu di tengah masyarakat. Jika memang terdapat kehilangan barang milik korban, mereka meminta dilakukan pendataan secara menyeluruh agar dapat diketahui barang apa saja yang benar-benar hilang.
Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain. Sejumlah armada dikerahkan, termasuk dukungan dari wilayah Jampang dan Pemadam Kebakaran Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.
Proses pendataan terhadap rumah dan keluarga yang terdampak juga dilakukan oleh unsur terkait bersama pemerintah desa dan masyarakat.
Sementara itu, penyebab kebakaran maupun dugaan hilangnya sejumlah barang milik warga masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.
Warga pun berharap setelah api berhasil dipadamkan, keamanan lokasi tetap diperhatikan sehingga korban tidak kembali dirugikan akibat ulah pihak yang memanfaatkan musibah.















