Pemerintah Dorong Inklusivitas Digital Lewat Open Source dan Penguatan Talenta

banner 468x60

JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat inklusivitas sebagai fondasi transformasi digital nasional. Strategi ini diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi open source dan pembangunan ekosistem kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan cakupan konektivitas yang telah menjangkau 97 persen wilayah berpenghuni dan penetrasi internet mencapai 80,26 persen atau sekitar 230 juta pengguna, Indonesia memiliki basis kuat untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam inovasi digital. Proyeksi ekonomi digital nasional pun semakin menjanjikan, diperkirakan mencapai 360 miliar dolar AS pada 2030 atau sekitar 40 persen dari total ekonomi digital ASEAN.

banner 336x280

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menekankan pentingnya peran komunitas dalam pengembangan teknologi terbuka. “Pemerintah melihat pentingnya peran komunitas. Open source merupakan aset besar yang dapat mendorong lompatan inovasi,” ujarnya dalam Red Hat Tech Day Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Nezar menambahkan, pertumbuhan pesat kecerdasan artifisial (AI) di tengah persaingan global yang dipengaruhi faktor geopolitik menjadikan penguasaan teknologi semakin strategis. “Pertumbuhan AI yang sangat pesat mendorong terjadinya perlombaan teknologi yang dipengaruhi dinamika geopolitik. Penguasaan teknologi AI berkaitan erat dengan dominasi ekonomi dan politik di tingkat global,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, penguatan kapasitas talenta digital menjadi kunci agar inklusivitas tidak berhenti pada akses, tetapi juga melahirkan inovator yang mampu menciptakan solusi teknologi secara mandiri. “Talenta digital sangat penting. Pengalaman global menunjukkan bahwa keterbatasan infrastruktur dapat diatasi dengan penguatan kapasitas talenta, termasuk dalam pengembangan algoritma dan inovasi teknologi,” paparnya.

Selain itu, pemanfaatan open source dinilai mampu mempercepat transfer pengetahuan, memperluas kolaborasi lintas sektor, dan mendorong kesiapan industri menghadapi dinamika teknologi. “Kunci utama adalah membangun ekosistem digital. Dalam hal ini, open source menjadi sangat penting karena memungkinkan pengembangan yang lebih dinamis, terbuka, dan berbasis komunitas, serta mendorong kesiapan industri,” ungkap Nezar.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed